Langsung ke konten utama

ILMU KOMUNIKASI SELAMA PERANG DUNIA

 ILMU KOMUNIKASI PERANG DUNIA



Awal mulanya terjadi, perang dunia ke-II berpengaruh sangat besar dalam kehidupan manusia dan menyebabkan beberapa kebiasaan baru terjadi salah satunya ekspansi perdagangan. Hal ini bisa dikatakan sebagai salah satu pemicu Komunikasi Internasional terjadi, mau tak mau para penduduk berpindah dari negara asalnya ke negara lain untuk memperluas usaha dagangnya. Para pedagang yang menetap di negara baru ini berkumpul dan membentuk kelompok baru untuk meningkatkan hasil dagang mereka. Untuk memudahkan mereka berkomunikasi pada saat mereka meninggalkan negara asalnya dan berpindah ke negara lain, mereka menyepakati bahwa bahasa yang mereka gunakan untuk berkomunikasi adalah bahasa inggris.

 

Bahasa inggris muncul sejak abad ke 8 masehi dan menjadi bahasa tertua di dunia. Bahasa inggris merupakan bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi ketika perang dunia ke-II dan perang dingin berlangsung. Hal itu terjadi karena negara inggris merupakan negara dengan jumlah negara jajahan terbanyak di era kolonisasi, sehingga bahasa inggris berkembang dengan sangat pesat.  Negara-negara jajahan bangsa Inggris diantaranya, Kanada, India, Thailand, Afrika Selatan, Selandia Baru dan lainnya. karena hal itu lah negara-negara jajahan bangsa Inggris menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa untuk berkomunikasi. Komunikasi Internasional yang terjadi pada saat perang dunia ke-II sempat menggunakan media untuk berkomunikasi dengan negara sekutu maupun musuh.  Kemunculan media-media inilah yang digunakan sebagai alat propaganda, seperti telegraf listrik yang diciptakan oleh Samuel Morse pada tahun 1837 yang memungkinkan untuk mendaptkan infromasi dengan cepat dan memastikan kerahasiaan dan melindungi kode. Kecepatan dan keahlian telegraf ini menawarkan peluang keuntungan yang besar dan ekspansi internasional. Manusia saat itu mengembangkan media cetak yaitu surat kabar, yang mana memiliki peran penting dalam memberikan informasi keuangan dan perdagangan internasional. Setelah itu berkembang lagi menjadi koran yang mana pada tahun 1838 ditemukan The Times of India. Negara Barat seolah tak mau ketinggalan perkembangan teknologi, mereka menciptakan radio sebagai alat komunikasi yang strategis. Itulah beberapa media yang digunakan pada saat komunikasi internasional berlangsung pada peristiwa perang dunia ke-II. Kita sebagai generasi milineal wajib bisa berbahasa inggris karena bahasa tersebut telah disepakati oleh dunia sebagai bahasa Komunikasi Internasional. Selain untuk keperluan politik, kita dapat mengenal relasi dari berbagai belahan dunia tanpa harus pergi ke negara mereka. Kita sudah dimudahkan dengan akses internet, yang mana dapat membantu kita berkomunikasi dengan berbagai negara. Adanya media sosial juga berdampak pada Komunikasi Internasional.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Slumdog Millionaire Dalam Pranata Sosial

Film Slumdog Millionaire menceritakan tentang seorang pemuda berusia 18 tahun bernama Jamal Malik, seorang anak miskin dan yatim piatu yang besar di lingkungan kumuh kota Mumbai. Dia menjadi seorang kontestan kuis Who Wants to be A Millionaire versi India dan dapat menjawab seluruh pertanyaan dalam kuis tersebut. Jamal hanya perlu menjawab pertanyaan terakhir untuk mendapat hadiah 20 juta rupee, namun saat akhir acara dia ditangkap polisi karena tidak mungkin pemuda miskin dan kumuh dapat menjawab semua pertanyaan.  Diawal cerita, kita akan disuguhkan dengan pemandangan kota tempat tinggal Jamal yang kumuh dan kotor. Saat sekolah, Jamal dan Salim—kakanya—hanya belajar tentang The Three Musketeers dan hanya mendengar tentang Athos dan Porthos. Dalam cerita ini, Salim diceritakan sebagai seseorang yang ambis. Salim dapat melakukan segala cara untuk bertahan hidup dan melindungi Jamal. Hal ini terlihat saat Salim menjual foto dengan tanda tangan Amitha Bachhan tanpa seizin Jamal dan m...

SOCIAL DISTANCING RELATIONSHIP

  SOCIAL DISTANCING RELATIONSHIP ( Teori Elaboration Likelihood Model (ELM) dan menggunakan tradisi sosiopsycologic ) A.                 Gambaran Umum Fenomena Severe acute respiratory syndrom coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan Virus Corona adalah sebuah virus yang menyerang sistem pernapasan. Selain pernapasan, virus ini juga dapat menyebabkan infeksi pernapasan besar atau ifeksi paru-paru (Pneumonia). Virus ini dapat menyeang siapa saja, baik bayi, anak-anak,ang dewasa, ibu hamil, ibu menyusui, bahkan lansia. Penularan COVID-19 dapat melalu berbagai cara, yaitu: tidak sengaja menghirup batuk atau memegang percikan dari penderita COVID-19 Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19 (Bersentuhan)  Memegang hidunh atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur pendierita COVID-19 Infek...

Kataku

Kumpulan kata-kata yang saya rangkai. Jika memiliki kesamaan, mohon dimaafkan.