A. Kronologi pecerahan Eropa
Pencerahan Eropa tidak lepas dari sejarah kelam Eropa di mana saat itu bangsawan Eropa dan gereja yang cenderung bersikap otoriter dan Menindas rakyat. Siapa pun yang tidak sepakat dengan gereja awaktu itu akan diancam, bahkan juga dihukum. Sebagaimisal filsuf Girodano Bruno Dibakar hidup hidup, filsum Rebe Descartes yang diburu gereja, dan bagaimana Ketika Galileo Galilee ingin mengemukakan teori Heliosentris atau matahari sebagai pusat semesta diancam oleh gereja karena doktrin gereja mengatakan bumi sebagai pusat semesta atau pandangan yang dikenal dengan Geosentris. Para filsuf berpikir mengapa bangsawan Menindas rakyat? Karena bangsawan manerima degelasi dari gereja. Kemudian filsuf berpikir kembali, Gereja Menindas rakyat karena mendapat delegasi dari Tuhan. Mengapa Tuhan Menindas rakyat? Jawaban sementara filsuf adalah nama Tuhan dicatat oleh gereja untuk menindas rakyat. Parafilsuf terus berpikir mengapa nama Tuhan dicatat untuk Menindas rakyat dan Tuhan diam saja? Kesimpulan mereka adalah Tuhan itu tidak ada. Simpulan dari Tuhan itu tidak ada inilah yang melahirkan renaissance time atau Era pencerahan Eropa. Oleh sebab itulah, pada masa itu karya seni dibuat untuk melawan gereja. pencerahan Eropa tidak hanya berdampak pada filsafat baru di Eropa, melainkan dampak sosial politik dan ekonomi.
Dampak sosial politik misal misal terjadi revormasi gereja yang diinisisasi oleh Martin Lukter yang beranggapan bawah gerejaabad pertengahan terlalu menyimpang. Kemudian, puncaknya ketika gereja mengeluarkan delegensi atau surat pengampunan dosa ketka gereja dipimpin oleh Paus Leo yang kesekian. Dalam hal pemeirintahan politik, Renaissance Eropa melahirkan sekularism, Aliran atau Pemahaman yang berupaya memisahkan antara kehidupan agama dengan pemerintahan. Munculnya Sekularisme bermula pada ketika para filsuf atau pemikir yang masih mengakui keberadaan Tuhan menolak para filsuf yang atheis. Mereka mengatakan bahwa Tuhan itu masih ada. Akhirnya mereka berdiskusi dan berdebat sehingga muncul kesimpulan bahwa God is the Watch make. Apa artinya? Ketika saya membuat jam tangan dan jam tangan itu saya berikan kepada seseorang, jarum jam tangan itu berputar kehendali saya. Seperti itulah posisi Tuhan dalam kehidupan manusia. Artinya, manusia memang diciptakan oleh Tuhan, namun Tuhan tidak berhak mengatur kehidupan manusia. Ini adalah esensi utama ide sekularisme yang lahir di pencerahan Eropa.
Dalam hal filsafat, muncul dua aliran besar. Yang pertama rasionalisme daan yang kedua empirisme. Aliran filsafar rasionalisme mempunyai tokoh seaperti Rene Descart. Sementara untuk empiris, muncul tokoh-tokoh seperti David Yun, John Lock dan sebagainya. Alira filsafat rasionalisme mengatakan bahwa pengetahuan itu bersifat lampaui pengalaman. Contohnya adalah jika saat kita mengetahu kegunaan kursi karena otak kita mengintruksikan barang yang demikian memang bisa digunakan untuk duduk. Berbeda dengan empiris, mereka mengatakan bahwa pengetahuan itu harus didahului oleh pengalama, artinya kita tahu kegunaan kursi karena sebelumnya melihat orang duduk dibenda seperti itu.
Karena hal ini munculah revolusi industri, yang mana di temukannya mesin uap. Revolusi industri mengubah cara kerja manusia yang mana mulanya menggunakan tangan berubah menjadi menggunakan mesin. Revolusi industri ditandai dengan adanya revolusioner dalam kehidupan ekonomi politik dan sosial. Ada abad pertangahan kehidupan sosialis di Eropa diwarnai dengann Feodalisme Yang mengandalkan sektor pertanian yang lazim pertanian tertutup Jika waktu itu hanya ada bangsawan dan proletar semenjak munculnya revolusi industri muncullah kaum borjuis yaitu kaum pemilik modal atau pabrik. Karena hal ini muncul banyak delapan pekerjaan untuk kaum proletar. Kemudian setelah itu muncullah revolusi Perancis yaitu Perancis sebagai negara republik pertama di dunia dan kalau itu di temukannya sepeda
2. 3 paradigma ilmu sosial menurut George Ritzer!
tiga paradigma menurut George Ritzer adalah fakta sosial, definisi sosial dan perilaku sosial. Kemudian, sosiologi bukanlah ilmu yang berpandangan tunggal terhadap suatu pokok persoalan.
a) Paradigma fakta sosial
Paradigma fakta sosial adalah cara pandang yang meletakkan fakta sosial sebagai sesuatu yang nyata di luar individu, self, dan di luar subjek. Paradigma ini secara garis besar terbagi menjadi dua, yaitu struktur sosial dan institusi sosial. Contohkan struktur sosial adalah kelas, kasta dan strata sosial. Institusi sosial contohnya adalah nilai, norma, peran dan posisi sosial. Ritzer mengakategorikan Teori struktural-fungsional dan teori konflik masuk kedalam paradigma ini. Sosiolog yang mewakilinya antara lain adalah Durkheim dan Marx.
b) Paradigma Definisi Sosial
Paradigma definisi sosial adalah cara pandang yang menekankan bahwa realitas sosial bersifat subjektif yang mana tindakan sosial berusaha dipahami dan diinterpretasikan secara subjektif. Kemudian, yang termasuk dalam kategori paradigma ini ialah Teori tindakan Weber, teori interaksionisme simbolik, dramaturgi dan fenomenologi.
c) Paradigma perilaku sosial
Paradigma perilaku sosial adalah cara pandang yang memusatkan pada hubungan antara individu dengan lingkungannya. Tingkah laku individu yang berinteraksi dengan lingkungannya merupakan bentuk dari realitas sosial itu sendiri. Contoh lain dari paradigma ini adalah Teori perilaku atau behavioral dan teori pertukaran sosial Homans dan Blau.
3. Pengertian struktur dan pranata sosial?
Pranata atau lembaga sosial merupakan produk kesepakatan masyarakat yang dibuat untuk menjalankan sistem nilai dan norma tertentu, yang mana mempunyai fungsi untuk menyadarkan seluruh anggota masyarakat agar berperilaku sesuai nilai dan norma yang berlaku didalam masyarakat untuk menjaga keharmonisan sosial.
Robert K. Merton mengidentifikasi adanya dua fungsi pranata atau lembaga sosial ketika dibentuk, yaitu fungsi laten dan fungsi manifes. Fungsi manifes adalah fungsi yang dimanifestasikan, diorientasikan, didesain, dan diharapkan. Pranata atau lembaga sosial dibentuk untuk fungsi manifes. Sebagai contoh dari manifes , pranata pendidikan yang berada di Lembaga Pendidikan Sedangkan fungsi laten merupakan fungsi lain yang muncul diluar perkiraan atau ekspektasi awal. Hadirnya pendidikan, masyarakat akan memperoleh pengetahuan dasar mengenai berbagai pengenalan terhadap sistem pendidikan, kurikulum, dan skill dalam menunjang kehidupannya.
Jenis pranata sosial
a. pranata keluarga, pranata pendidikan, pranata ekonomi, dan pranata agama.
Pranata keluarga adalah suatu sistem nilai, norma dan perilaku dalam lingkup unit sosial kecil. Setiap keluarga memiliki nilai dan normanya sendiri.
b. Pranata pendidikan, yaitu sistem nilai, norma dan perilaku dalam lingkup pendidikan.
Pendidikan yang dimaksud seringkali diasosiasikan dengan pendidikan formal seperti sekolah.
c. Pranata ekonomi, yaitu sistem sosial tentang bagaimana cara memenuhi kebutuhan.
Manusia harus mempunyai cara untuk mencapai kesejahteraan. Pranata ini mempunyai tertentu mengenai proses produksi, distribusi, dan konsumsi. Contohnya seperti pasar. Di pasar, terdapat sistem nilai dan norma yang mengatur bagaimana proses ekonomi dilakukan.
d. Pranata agama, yaitu sistem nilai dan norma yang terkait dengan keyakinan dan
kebenaran.
Agama sebagai pranata sosial dapat dipahami dengan adanya aturan-aturan yang mengatur kehidupan manusia. Salah satu contohnya adaalh agama islam mengajarkan umatnya untuk sholat lima kali sehari. Kristen, menghimbau umatnya untuk kegereja pada hari minggu.
4. imajinasi sosiologis (sociological imagination)?
pentingnya imajinasi sosiologis dalam memperlajari ilmu sosial!
Apa itu imajinasi sosiologis? imajinasi sosiologis adalah kemampuan untuk menempatkan masalah pribadi dalam kerangka informasi tentang isu-isu sosial. Mills mengatakan bahwa apa yang dibutuhkan manusia adalah kualitas pikiran. Yang mana kualitas pikiran ini akan membantu mereka untuk menggunakan informasi dan mengembangkan alasan untuk mencapai tentang apa yang terjadi di dunia dan apa yang mungkin terjadi dalam diri mereka. Kemudian, imajinasi sosiologis dapat membantu individu mengatasi dunia sosial dengan membantu mereka untuk melangkah keluar dari pandangan dunia pribadi mereka dan dengan demikian melihat peristiwa dan struktur sosial yang mempengaruhi perilaku, sikap, dan budaya. Contoh dari imajinasi sosiologis adalah salah satu tradisi yang ada di Desa Tenganan, Kecamatan Karangasem, Bali Perang pandan(makere-kere) yang mana tradisi tersebut dilakukan untuk menghormati dewa Indra atau Dewa perang. Kemudian ada pula Upacara Buang jung, salah satu upacara adat yang secara turun-temurun dilakukan oleh masyarakat Suku Sekak di pulau Bangka. Upacara ini diadakan karena adanya keyakinan dan kepercayaan masyarakat Suku Sekak terhadap Dewa Laut dan adanya kekuatan-kekuatan lain yang berasal dari dunia adikodrati. Upacara ini merupakan refleksi dari keinginan untuk hidup harmonis dengan alam, sehingga para nelayan percaya bahwa jika mereka memperlakukan laut dengan tidak baik maka laut akan marah kepada mereka sehingga kehidupan sosial-budaya terganggu.
Komentar
Posting Komentar